Rabu, 18 Maret 2009

Magna Sehat

AKIVITAS belajar sangat membutuhkan kondisi kesehatan secara prima. Selama belajar, siswa memainkan peran baik yang terkait dengan fisik jasmaninya maupun mental spiritualnya. Kerja otak justru sangat menguras tenaga secara cepat. Hubungan psikosomatik anak akan mempengaruhi lancar tidaknya siswa dalam belajar. Hal ini selaras dengan semboyan “di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat pula”.
Terkait dengan belajar siswa harus menyiapkan dan menyusun kekuatan tenaga secara optimal. Hal ini sangat perlu, karena belajar yang mayoritas memainkan peran otak ini harus diimbangi dengan kondisi fisik yang sehat pula. Akibat tidak adanya balance antara kondisi fisik dan mental, biasanya anak akan mudah lelah dan kegiatan belajarnya tidak dapat maksimal.


Terkait dengan aktivitas belajar, seharusnya siswa selalu menjaga kesehatan fisik dengan makan makanan yang bergizi dan olahraga cukup. Hal ini akan mempengaruhi kesehatan. Dan sudah pasti akan berpengaruh dengan kinerja otak siswa yang bersangkutan.
Salah satu cara menjaga kesehatan fisik siswa, harus mau menjaga tingkat kebugaran tubuhnya setiap hari. Kebugaran atau kesegaran jasmani dimaknai sebagai kemampuan tubuh seseorang untuk melakukan tugas pekerjaan sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti. Untuk dapat mencapai kondisi kesegaran jasmani yang prima seseorang perlu melakukan latihan fisik yang melibatkan komponen kesegaran jasmani dengan metode latihan yang benar (Depdiknas, 2003).


Read more...

About This Blog

Blog Archive

Add to Technorati Favorites

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP